Beranda News Banjir di Jalur Pantura Karawang Mulai Surut

Banjir di Jalur Pantura Karawang Mulai Surut

17

KARAWANG (pelitaindo.news) – Banjir yang menggenang di Jalan Nasional Pantura di ruas Desa Klari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, kini mulai surut usai drainase dibersihkan petugas kepolisian dibantu warga sekitar.

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, pihaknya menerjunkan anggota Dalmas dan Polsek Klari dibantu masyarakat untuk membersihkan drainase di samping Jalan Nasional Pantura tersebut.

“Setelah diguyur hujan kemarin, masyarakat sempat kesulitan melalui jalan ini karena sempat tergenang air, ketinggian di titik terdalam kemarin mencapai lutut orang dewasa,” ujar Wirdhanto, saat memantau proses pembersihan di Jalan Nasional Pantura, Rabu (1/3/2023).

Setelah terenang banjir pada Senin (27/2/2023) lalu, kini air mulai surut. Wirdhanto memerintahkan anggotanya untuk membersihkan drainase di wilayah tersebut.

“Setelah hari ketiga sekarang ini saya lihat mulai surut, air rata-rata hanya se mata kaki. Itu sebabnya kami Polres Karawang berinisitif bersama warga untuk membersihkan drainase dan sisa lumpur di jalan,” kata dia.

Proses pembersihan drainase dilakukan depan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dan drsinase di samping toko manakan siap saji, sebagai saluran pembuangan utama.

“Alhamdulillah proses pembersihan ini selesai, air di jalan sudah mulai surut, kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang bersedia membantu,” ujarnya.

Kendati demikian, Wirdhanto mengimbau agar para pengendara, atau pengguna jalan tetap berhati-hati dalam berkendara. Sebab kondisi jalanan masih basah dan licin.

“Kami imbau para pengendara agar tetap berhati-hati, karena kondisi jalanan ini masih basah meski sudah bersih. Dikhawatirkan jalanan licin, kendalikan laju kendaraan untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” ucap dia.

Sementara itu, kata Wirdhanto, proses perbaikan drainase merupakan kewenangan intansi terkait. Pihaknya juga sudah melaporkan kepada Bupati Karawang agar segera menindaklanjuti terkait permasalahan tersebut.

“Drainase ini terlihat cukup kecil yah, lebarnya kurang lebih hanya 30centimeter. Curah hujan yang tinggi seperti kemarin itu tak mampu menampung sampai meluap ke jalan. Untuk proses perbaikan tentu bukan fungsi kami, tapi saya secara pribadi sudah ngobrol dengan pimpinan daerah agar segera ditindaklanjuti karena ini akses utama,” pungkasnya. (det)

Tinggalkan Balasan